Lanjut ke konten

Keindahan Kawasan Indonesia

2 Mei 2010

Indonesia memang kaya dengan kekayaan alam tetapi kurang di budidayakan,mengapa?,, karena menurut saya sebagai warga Indonesia melihat masih banyak sekali tempat di kawasan Indonesia yang belum ada perhatian baik dari kalangan masyarakat setempat maupun dari pemerintah. Baik yang sudah di jadikan kawasan wisata maupun belum di jadikan kawasan wisata. Mungkin masih kurangnya dana untuk bidang keparawisataan atau memang kurang pedulinya pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk bidang itu . Sangat di sayangkan karena menurut saya kalau saja bidang kepariwisataan di tingkatkan lagi mungkin ini adalah salah satu sumber pendapatan yang terbesar. Di tambah lagi dengan kesadaran masyarakat kita dalam hidup berlingkungan yang baik ,seperti meningkatkan kedisiplinan dalam hal jangan membuang sampah sembarangan ,menjaga kebersihan lingkungan di sekitar pantai dll.
Sebenarnya kekayaan dan keindahan alam Indonesia sudah terkenal dari zaman dahulu kala .Seperti zaman penjajahan karena kalau Indonesia tidak indah dan kaya tidak mungkin negara-negara penjajah zaman itu mau menjajah negara kita. Ini ada sebagian kecil foto2 yang mencerminkan kebudayaan keindahan alam Indonesia yang saya kutip dari beberapa situs maupun blog yang ada di Indonesia maupun dunia ;
Read more…

Manado

19 Februari 2009

manado-mapManado is the capital of the North Sulawesi province of Indonesia. Manado is located at the Bay

of Manado, and is surrounded by a mountainous area. The city has about 417,548 inhabitants. The

municipality of Manado is divided into nine districts: Malalayang, Sario, Wanea, Wenang, Tikala,

Mapanget, Singkil, Tuminting and Mapanget.
The Dutch East India Company built a fortress in Manado in 1658. As with regions in eastern

Indonesia, Manado has undergone Christianization by Dutch missionaries, including Riedel and

Schwarz. The Javanese prince Diponegoro was exiled to Manado by the Dutch government in 1830.

The English biologist Alfred Wallace visited Manado in 1859, and praised the town for its

beauty.

In 1919, the Apostolic Prefecture of Celebes was established in the city. In 1961, it was

promoted as the Diocese of Manado.

The city was heavily damaged by Allied bombing during World War II. In 1958, the headquarters of

the rebel movement Permesta were moved to Manado. When Permesta confronted the central

government with demands for political, economic and regional reform, Jakarta responded in Manado

by bombing the city in February 1958, and then invading in June 1958.
Read more…

Taman Laut Bunaken

19 Februari 2009

bunaken-reef
Taman Nasional Bunaken, adalah salah satu andalan kota Manado untuk menjadi kota pariwisata dunia pada 2010 karena Bunaken diakui sebagai salah satu taman laut papan atas sedunia. Secara administratif daerah Bunaken masih masuk dalam wilayah Manado Read more…

Inilah ‘Surga’ di Bawah Laut Papua

19 Februari 2009

BILA Anda penikmat panorama kehidupan bawah laut, coba bandingkan lokasi yang Anda ketahui dengan kawasan laut di Kabupaten Raja Ampat. Kekaguman pasti segera terlontar.

Selain panorama indah di atas permukaan laut, biota di dalam laut pun menjanjikan keindahan. Berbagai jenis ikan bermacam ukuran dan warna hilir mudik tiada henti. Beraneka ragam karang keras dan lunak menambah semarak kehidupan.

Kepulauan Raja Ampat terletak di ujung paling barat Pulau Papua. Akan tetapi, informasi keindahan alam kabupaten ini tidak ditemui dalam buku panduan wisata reguler di Indonesia. Segala cerita dan foto mengenai daerah ini justru berasal dari dunia internet.

keindahan-lautBanyak orang asing yang berprofesi sebagai peneliti kehidupan laut, penyelam profesional, fotografer, atau turis biasa membuat situs tentang kehidupan bawah air laut Raja Ampat.

Mereka rata-rata terkesan dengan keindahan alam bawah air Raja Ampat. Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya. Dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak sekitar 50 mil sebelah barat-utara Sorong mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.

Dari 450 jenis karang itu, tujuh jenis di antaranya merupakan temuan baru bagi dunia ilmu pengetahuan karang dan belum pernah ditemukan di dunia lain. “Menemukan karang dalam satu kali kunjungan, belum pernah saya temukan selama hidup. Bahkan, belum ada penelitian karang yang dapat menemukan lebih dari 450 jenis karang,” tutur Veron.

Serupa dengan Veron, Gerry Allen, ahli ikan karang dan ikan air tawar yang telah bekerja 25 tahun di seluruh dunia, mengaku belum pernah memiliki pengalaman seperti yang diperolehnya di Kepulauan Raja Ampat. Di sana ia menemukan sejumlah keindahan taman laut yang paling indah dan murni dari seluruh taman laut di Indonesia.
Read more…

Lindungi dan Pelihara Kekayaan Alam

15 Februari 2009

Light ocean” LINDUNGI DAN PELIHARA KEKAYAAN LAUT”
Laut dan isinya merupakan kebutuhan manusia yang tidak terpisahkan terlebih khusus ikan dan terumbu karang.Jadi kita sebagai manusia wajib untuk menjaga dan melindungi dari ancaman atau gangguan baik dari alam itu sendiri maupun dari kita manusia.
Masyarakat khususnya nelayan dalam menangkap ikan tidak hanya dilakukan secara tradisional, namun banyak juga yang menggunakan bahan peledak. Cara-cara seperti itu tentunya sangat berbahaya dan merusak kelangsungan hidup biota yang ada di lingkungan alam laut. Karena itu perlu adanya kesadaran dari masyarakat seperti tidak membuang limbah kelaut,menangkap ikan dengan menggunakan bom,menggunakan pukat harimau ataupun suatu tindakan yang mengancam ekosystem dilaut dan sebagainya.Cara-cara yang merusak dalam menangkap ikan atau mengambil kekayaan alam laut lainya perlu diminimalisir. Kalau perlu ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan pengrusakan tersebut.
keanekaragaman biota laut merupakan potensi daerah yang sangat menjanjikan untuk kelangsungan hidup secara berkesinambungan. Tak terkecuali kelangsungan hidup generasi yang akan datang,karena kekayaan alam laut tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia dari zaman berganti zaman.Hanya saja, kekayaan alam laut ini perlu dijaga,sehingga tidak mengalami kepunahan bahkan habis dalam jangka waktu tertentu. Read more…

Keindahan Alam Kekayaan Dunia

13 Februari 2009

Tuhan menciptakan bumi ini dengan keindahan alam yang tiada duanya. Keindahan alam adalah wujud nyata kecintaan Tuhan kepada kita manusia Karena keindahan adalah salah satu lambang kekayaan dunia ini. Sebagai manusia sudah sepatutnyalah kita harus bertanggung jawab terhadap alam sekitar tempat kita tinggal,dengan cara menjaga dan melestarikannya. Contohnya ; menghijaukan kembali hutan rusak dengan diadakan reboisasi dsb. Kekayaan dimata manusia kebanyakan diukur dari uang yang dimilikinya dan membuat kita lupa akan alam sekitar kita,seperti hutan yang semakin hari semakin gundul karena di sebabkan oleh manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab yang hanya mementingkan kepentingan pribadi,kelompok dan bahkan perusahaan. Semestinyalah kita harus tahu bahwa dengan pedulinya kita pada alam dan linkungan sekitarkita, itu adalah kekayaan dunia yang tiada taranya dimata manusia dan dimata Tuhan.Mari kita tingkatkan kepedulian kita pada linkungan dan hijaukan kembali bumi ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.